Sumbar

PERSI Sumbar Percepat Penerapan Rekam Medis Elektronik di RS

×

PERSI Sumbar Percepat Penerapan Rekam Medis Elektronik di RS

Sebarkan artikel ini

SUMBAROPONI – Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Sumatera Barat menggelar workshop dan pendampingan implementasi sistem SATUSEHAT sebagai langkah percepatan penerapan rekam medis elektronik (RME) di rumah sakit.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Lanjutan tertanggal 11 Maret 2026 terkait pemberian sanksi bagi rumah sakit yang belum optimal dalam penyelenggaraan RME.

Workshop berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 April 2026, di Hotel Santika Premiere Padang, dan diikuti oleh 55 peserta yang merupakan perwakilan rumah sakit se-Sumatera Barat.

Ketua PERSI Sumatera Barat, dr. Yusirwan, Sp.B, Sp.BA(K), MARS, FISQua, dalam sambutannya menegaskan bahwa tanggung jawab implementasi SATUSEHAT tidak hanya berada pada tim teknologi informasi, melainkan menjadi tanggung jawab penuh pimpinan rumah sakit.

Baca Juga  ​Pertamina Patra Niaga Sumbagut Jamin Stok BBM Aman Jelang Puncak Arus Balik Lebaran

“SATUSEHAT bukan tanggung jawab orang IT, tetapi tanggung jawab direktur rumah sakit,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa SATUSEHAT merupakan bagian dari sistem pelayanan kesehatan terintegrasi di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), yang mencakup seluruh proses layanan pasien, mulai dari pendaftaran di rawat jalan, rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD), hingga layanan penunjang lainnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa implementasi tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis, yang mewajibkan penggunaan rekam medis elektronik secara menyeluruh di fasilitas kesehatan.

Baca Juga  Humas KAI Divre II Sumbar Raih Juara 1 PPID Pelaksana Daerah Terbaik 2025

Sementara itu, Ketua Panitia, dr. Ananto Pratikno, Sp.OG(K), MARS, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada sosialisasi, tetapi juga memberikan pendampingan teknis kepada peserta. Hal ini bertujuan agar setiap rumah sakit mampu memenuhi target integrasi data ke platform SATUSEHAT secara optimal.

Menurutnya, workshop ini juga menjadi respons atas masih adanya rumah sakit yang belum mencapai 100 persen pengiriman data ke sistem SATUSEHAT, sebagaimana disoroti dalam surat dari Direktur Jenderal sebelumnya.

Melalui kegiatan ini, PERSI Sumatera Barat berharap seluruh rumah sakit di daerah tersebut dapat mempercepat implementasi rekam medis elektronik secara menyeluruh serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis digital.(Red)