SUMBAROPINI – Dua orang pemancing terjatuh ke laut setelah dihantam ombak besar saat memancing di kawasan batu di bawah VTS Bukit Lampu, Kota Padang.
Kepala Kantor SAR Basarnas Padang, Abdul Malik, mengatakan peristiwa tersebut terjadi ketika kedua korban sedang memancing di pinggir batu. Tiba-tiba, ombak besar datang dan menghantam keduanya hingga terjatuh ke laut.
“Ketika sedang memancing di pinggir batu di bawah VTS Bukit Lampu, tiba-tiba datang ombak besar yang menghantam kedua korban hingga terjatuh ke laut,” kata Abdul Malik.
Abdul Malik menjelaskan, salah satu korban, Asriadi (46), berusaha berenang menuju tepian setelah terjatuh ke laut. Upaya tersebut berhasil dan korban dapat naik kembali ke atas batu.
Namun, Asriadi mengalami luka terbuka pada bagian tumit kaki kanan. Ia juga diduga mengalami patah tulang pada bagian bawah lutut kanan.
Korban lainnya, Yatman Pitor, sekitar 39 tahun, sempat bertahan dengan berpegangan pada sebuah kayu yang mengapung di laut.
Yatman kemudian berhasil diselamatkan oleh kapal payang milik nelayan. Selanjutnya, korban dibawa menggunakan BG Bruno menuju kawasan Sungai Beremas.
Abdul Malik menyebutkan, Asriadi merupakan warga Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Korban bekerja sebagai karyawan swasta dan berasal dari suku Tanjung.
Sementara itu, Yatman Pitor merupakan warga Kalumbuk, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Korban yang bekerja sebagai karyawan swasta tersebut berasal dari suku Jambak.
Peristiwa tersebut terjadi saat kedua korban tengah melakukan aktivitas memancing di kawasan pesisir. Kondisi ombak yang tiba-tiba membesar menyebabkan keduanya terjatuh ke laut.(Red)











