SUMBAROPINI – Dua siswa SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi, Sumatera Barat, Rakha Anugrah Ramadhan dan Zavier Anugrah Illahi, mengharumkan nama daerah di kancah internasional setelah meraih prestasi dalam ajang World Robotic Center Competition (WRCC) 2026 di Malaysia.
Kompetisi robotik internasional tersebut digelar di Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor, Malaysia. Dalam kompetisi itu, kedua siswa tersebut berhasil meraih 1st Bronze Medal (Medali Perunggu) pada kategori Sumo Junior.
Prestasi Rakha dan Zavier tidak berhenti pada kategori tersebut. Keduanya juga berhasil masuk dalam 10 besar dunia (Top 10) pada kategori Robot Inovasi.
Pencapaian tersebut menjadi semakin membanggakan karena Rakha dan Zavier masih berstatus sebagai siswa sekolah dasar. Mereka harus bersaing dengan peserta dari jenjang pendidikan yang lebih tinggi, termasuk siswa tingkat SMP dan SMA.
Dalam kategori Robot Inovasi, Rakha dan Zavier memperkenalkan karya robot hasil rancangan mereka yang diberi nama Fresh Sense (Smart Food Freshness Detection System).
Robot tersebut dirancang dengan mengintegrasikan sistem sensor khusus untuk mendeteksi tingkat kesegaran bahan makanan secara praktis dan akurat. Inovasi itu diharapkan dapat memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesegaran bahan makanan di rumah.
Keberhasilan kedua siswa tersebut merupakan hasil dari proses pembelajaran, kreativitas, serta latihan yang dilakukan secara berkelanjutan. Program ekstrakurikuler robotik di SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi turut menjadi wadah bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan di bidang teknologi.
Persiapan dan pengembangan kemampuan teknis juga dilakukan melalui bimbingan intensif dari Rumah Robotik Bukittinggi. Kolaborasi antara sekolah, pembimbing, siswa, dan orang tua menjadi salah satu faktor yang mendukung keberhasilan mereka dalam menghadapi kompetisi tingkat internasional.
Pihak sekolah dan orang tua menyambut pencapaian tersebut dengan rasa syukur. Prestasi Rakha dan Zavier diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi, tetapi juga dapat mendorong semakin banyak generasi muda di Bukittinggi dan Sumatera Barat untuk mengenal serta mengembangkan teknologi robotik sejak usia dini.
Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar dari daerah mampu bersaing di tingkat internasional apabila mendapatkan ruang, pendampingan, dan kesempatan yang memadai untuk mengembangkan kreativitas serta kemampuan teknologi.(Red)






