SUMBAROPINI – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat dan Tim Satuan Tugas (Satgas) Posko Terpadu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pascaerupsi Gunung Sinabung.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan respons tanggap darurat Pertamina Patra Niaga menyusul erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Senin (31/8/2026).
Gunung Sinabung yang berada di wilayah administratif Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, mengalami erupsi sekitar pukul 12.00 WIB.
Berdasarkan hasil pemantauan rekaman instrumental dan pengecekan kondisi di lapangan, abu vulkanik akibat erupsi cenderung bergerak ke arah timur-tenggara atau menuju wilayah Kota Berastagi.
Kondisi tersebut mendorong Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengambil langkah cepat untuk membantu mengurangi risiko paparan abu vulkanik terhadap masyarakat.
Sebanyak 5.695 masker disalurkan kepada masyarakat sekitar, Tim Satgas Posko Terpadu BPBD Kabupaten Karo, serta masyarakat di sejumlah titik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di sepanjang wilayah Kota Berastagi hingga Kabupaten Karo.
Bantuan masker tersebut diharapkan dapat membantu melindungi masyarakat dari paparan abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya sistem pernapasan.
Kepala Bidang Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD Provinsi Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengapresiasi kepedulian Pertamina terhadap masyarakat yang terdampak erupsi.
“Penghargaan setinggi-tingginya kami berikan atas kepedulian Pertamina kepada masyarakat, termasuk kepada kami Tim Satgas yang berada di Posko Terpadu Penanganan Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. Terima kasih atas perhatian dan bantuannya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sri Wahyuni.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan kehadiran perusahaan tidak hanya berorientasi pada distribusi energi, tetapi juga diwujudkan melalui pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan kepada masyarakat.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk hadir dan memberikan dukungan ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat akibat bencana.
“Total sebanyak 5.695 masker telah kita salurkan. Melalui aksi tanggap ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” katanya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak erupsi sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi bencana.
“Pertamina hadir tidak hanya sebagai penyedia energi nasional, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujarnya.












