SUMBAROPINI – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan operasional sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumatera Utara berjalan normal.
Kepastian tersebut disampaikan setelah jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina Patra Niaga melakukan Management Walkthrough (MWT) ke sejumlah SPBU pada 31 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan keandalan layanan energi kepada masyarakat, khususnya dari sisi kesiapan operasional, kualitas pelayanan, ketersediaan stok, hingga kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM).
Management Walkthrough melibatkan Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, bersama Direktur Transformasi, Digitalisasi & Sustainability Pertamina Patra Niaga, Tenny Elfrida. Peninjauan dilakukan di lima SPBU yang berada di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Karo.
Kelima SPBU tersebut yakni SPBU 11.201.102 Kota Medan, SPBU 11.201.104 Kota Medan, SPBU 14.205.178 Kabupaten Deli Serdang, SPBU 14.203.155 Kabupaten Deli Serdang, serta SPBU 14.221.248 Kabupaten Karo.
Dalam peninjauan tersebut, jajaran Dewan Komisaris dan Direksi mengecek secara langsung kondisi operasional SPBU, ketersediaan stok BBM, serta penerapan aspek Health, Safety, Security & Environment (HSSE).
Selain itu, mereka berdialog dengan pengelola SPBU, operator, dan pelanggan untuk mendapatkan masukan mengenai kondisi pelayanan di lapangan.
Berdasarkan hasil pemantauan, operasional SPBU di seluruh lokasi yang dikunjungi berjalan dengan baik. Pelayanan kepada masyarakat berlangsung normal, sedangkan stok dan penyaluran BBM berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, mengatakan Management Walkthrough dilakukan untuk memastikan secara langsung kondisi operasional SPBU dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
“Selama beberapa hari kami melakukan peninjauan langsung ke sejumlah SPBU di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, hingga Kabupaten Karo. Kami memastikan operasional SPBU telah berjalan normal dan pasokan BBM berada dalam kondisi aman. Tim Pertamina Patra Niaga terus bekerja selama 24 jam untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” ujar Panel.
Sementara itu, Direktur Transformasi, Digitalisasi & Sustainability Pertamina Patra Niaga, Tenny Elfrida, menyatakan perusahaan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap sistem penyaluran BBM.
Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk meningkatkan keandalan distribusi energi sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Kami telah melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi penyaluran dan stok BBM, baik di terminal BBM maupun di sejumlah SPBU. Hasilnya, stok berada dalam kondisi aman dan penyaluran berjalan dengan baik. Berbagai penyempurnaan pada sistem penyaluran akan terus kami lakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan keandalan layanan kepada masyarakat,” kata Tenny.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menambahkan pihaknya akan memastikan seluruh arahan dan hasil evaluasi dari Dewan Komisaris maupun Direksi diterapkan secara konsisten di seluruh wilayah kerja Regional Sumbagut.
“Kami terus memperkuat monitoring operasional SPBU, kondisi stok, dan penyaluran BBM di seluruh wilayah kerja Regional Sumbagut. Bersama seluruh pemangku kepentingan, kami berkomitmen menjaga keandalan distribusi energi serta terus meningkatkan kualitas pelayanan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Sunardi.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, mitra lembaga penyalur, dan pemangku kepentingan lainnya.
Monitoring secara berkelanjutan terhadap operasional SPBU, kondisi stok, dan penyaluran BBM akan terus dilakukan guna menjaga keandalan distribusi energi di wilayah Sumatera Bagian Utara.










